(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY pada sesi Asia hari Rabu (19/5/2021) berusaha rebound setelah dibuka lebih rendah dari penutupan sesi sebelumnya di tengah lemahnya perdagangan aset risiko dan pelemahan indeks dolar AS. Yen Jepang tertekan dan lebih lemah dari dolar AS oleh sentimen teknikal yang sebelumnya sudah berada di area oversold.
Selain itu posisi pelemahan yen juga dipicu oleh kenaikan kasus aktif terinfeksi covid-19 di Jepang dengan pertambahan sekitar 3680 kasus baru pada hari Rabu. Sebelumnya pemerintah Jepang memperluas kondisi keadaan darurat ke beberapa prefektur baru seperti prefektur Hokkaido, Okayama dan Hiroshima pada hari Minggu.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak lemah di pasar uang Asia setelah melemah 4 hari di sesi global sebelumnya; tertekan di posisi terendah 11 minggu oleh ekspektasi pasar akan berlanjutnya kebijakan suku bunga rendah menjelang rilis minutes pertemuan the Fed terakhir.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY bergerak bullish, pair yang berada di posisi 109.00 sedang naik ke posisi R1 dan juga R2. Namun jika berbalik arah, pair akan turun kembali ke posisi 108.85 sebelum meluncur menuju posisi S1 dan S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 109.61 | 109.44 | 109.16 | 108.98 | 108.70 | 108.54 | 108.26 |
| Buy Avg | 109.08 | Sell Avg | 108.80 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



