(Vibiznews – Indeks) – Terjadi aksi profit taking pada perdagangan saham di bursa Hong Kong hari Kamis (27/5/2021), hingga menekan indeks Hang Seng dari posisi tertinggi sebulan sebelumnya. Hang Seng tertekan oleh anjloknya saham sektor teknologi dan keuangan.
Penurunan terjadi setelah reli 2 hari berturut yang membuat indeks Hang Seng naik hampir 3% di tengah meredanya kekhawatiran atas inflasi di dalam dan luar negeri. Selain itu data ekonomi yang dirilis, pendapatan di perusahaan industri China tumbuh lebih lambat di bulan April dengan harga komoditas yang tinggi dan kinerja yang lebih lemah di sektor barang konsumen membatasi profitabilitas keseluruhan dari manufaktur.
Indeks harian Hang Seng ditutup turun 52,81 poin atau 0,18% lebih rendah menjadi 29.113,20. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun tipis 0,07% menjadi 10.848,35. Namun indeks Hang Seng berjangka bulan April 2021 bergerak positif dengan naik 20 poin atau 0,10% ke posisi 29185.
Secara sektoral bergerak mixed, dengan penguatan sektor dipimpin oleh saham sektor industri dan konsumer yang menguat 2,07% dan 1,91% masing-masing. Saham Xiaomi Corp melanjutkan rallynya dengan naik 3,2%, setelah melaporkan pertumbuhan pendapatan kuartal pertama yang melampaui perkiraan sebesar 55%.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



