(Vibiznews-Forex) – Pair USDJPY perdagangan sesi Eropa hari Senin (7/6/2021) bergerak lemah melanjutkan tekanan akhir pekan lalu ke posisi terendah 2 pekan, ditengah pergerakan bursa saham eropa ke posisi rekor. Pair juga tertekan oleh posisi dolar AS yang bergerak terbatas meski yield obligasi AS mendaki dari terendah 2 pekan.
Kenaikan posisi yield obligasi AS ke 1,57% membatasi pelemahan pair yang akhir pekan lalu tertekan rilis data NFP AS bulan Mei yang mengecewakan. Sentimen lainnya yang membatasi laju yen yaitu rencana perpanjangan keadaan darurat di Tokyo dan delapan prefektur lainnya oleh pemerintah Jepang karena dapat menghambat pemulihan ekonomi Jepang yang rapuh.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang menanjak terbatas di pasar uang Eropa setelah melemah pada sesi akhir pekan lalu; masih bergerak sempit menantikan data inflasi konsumen di Amerika.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY akan melemah, dan kini pair berada di posisi 109.30 yang sedang meluncur mendekati support kuat di 109.14 -108.74. Namun jika menguat, pair akan mendaki ke posisi 109.90 sebelum naik ke resisten kuat di 110.10 – 110.44.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



