(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan ditutup pada level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan hari Senin (7/6/2021) karena meredanya kekhawatiran atas potensi kemunduran kebijakan moneter ekspansif The Fed. Namun laju indeks Kospi dibatasi oleh aksi profit taking setelah mencapai rekor tertinggi di awal sesi.
Sentimen investor terangkat awal sesi karena data pekerjaan AS akhir pekan lalu yaitu data NFP bulan Mei alami kenaikan dibawah ekspektasi. Karenanya imbal hasil obligasi 10-tahun lokal turun dari tertinggi 3 tahun di 2,185% sementara yield obligasi 10-tahun AS bertahan di 1,572%.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup naik 12,04 poin atau 0,37 persen menjadi 3.252,12. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka naik 1,04 poin atau 0,26% ke posisi 433.26, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 435.77 dan sempat turun ke posisi terendah di 430.76.
Aksi profit taking jelang akhir sesi menekan saham-saham teknologi kapital besar teratas seperti saham Samsung Electronics turun 0,36 persen , saham SK hynix dan saham Hyundai Motor ditutup flat. Saham operator portal internet Naver meningkat 1,54 persen, saham Samsung Biologics naik tipis 0,24 persen dan saham LG Chem naik 0,62 persen.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



