Forex Eropa GBPUSD 8 Juni: Bearish Tertekan Rebound Dolar AS

561

(Vibiznews-Forex) – Posisi poundsterling dalam pair GBPUSD  perdagangan forex sesi Eropa hari Selasa (7/6/2021) bergerak bearish oleh bangkitnya kekuatan dolar AS sejak sesi Asia hingga menembus posisi support kuat hariannya. Selain itu pair tertekan oleh  kekhawatiran bahwa pembukaan kembali ekonomi Inggris  yang dijadwalkan pada 21 Juni dapat ditunda karena lonjakan kasus varian COVID yang  dikenal sebagai varian Delta.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock mengatakan  bahwa masih terlalu dini untuk mengatakan apakah pelonggaran pembatasan dapat berjalan sesuai rencana. Kemudian terkait dengan  Inggris-Uni Eropa yang memburuk atas protokol Irlandia Utara membayangi laju poundsterling. Menjelang pembicaraan Brexit akhir pekan ini, duta besar Uni Eropa untuk Inggris mengatakan bahwa tingkat kepercayaan antara kedua kekuatan itu rendah.

Dari laporan ekonomi terbaru, Konsorsium Ritel Inggris melaporkan peningkatan terbesar dalam penjualan ritel Inggris dibandingkan dengan 2019 untuk bulan apa pun sejak dimulainya pandemi, menyusul pelonggaran tindakan penguncian. Dibandingkan dengan Mei 2020, ketika sebagian besar bisnis yang tidak penting ditutup karena pembatasan penguncian yang ketat, total penjualan naik 28,4%.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang merangkak naik di pasar uang Eropa setelah melemah 2 hari berturut sebelumnya; menanjak perlahan di tengah investor menantikan data inflasi CPI AS.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD melemah, dan kini pair berada di posisi 1.4137 yang sedang meluncur  ke posisi support lemahnya di 1.4081 – 1.4045. Namun jika pair rebound,  akan mendaki kembali ke posisi  1.4184 sebelum capai resisten kuat di 1.4210 – 1.4250.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here