(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan ditutup pada posisi rekor tertinggi sepanjang masa pada perdagangan hari Senin (14/6/2021) karena ekspektasi investor bahwa The Fed akan mengulangi dukungannya untuk kebijakan akomodatif dalam pertemuan kebijakan moneter minggu pekan ini.
Meski indeks Kospi capai rekor tertinggi dan cetak gain untuk 3 sesi berturut, perdagangan hari ini dibatasi oleh tekanan jual saham-saham kapital besar oleh posisi wait and see sentimen kuat dari pertemuan The Fed pekan ini.
Selain itu akhir pekan lalu diberitakan Gubernur Bank of Korea Lee Ju-yeol akan bersiap untuk keluar dari kebijakan pelonggaran moneter era pandemi jika pemulihan ekonomi tetap solid.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup menguat 5,17 poin atau 0,16% menjadi 3.254,49. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka naik 0,44 poin atau 0,10% ke posisi 433.22, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 433.59 dan sempat turun ke posisi terendah di 431.28.
Saham pemimpin pasar Samsung Electronics turun 0,62 , dan saham SK hynix turun 0,78 persen, saham Hyundai Motor turun tipis 0,21 persen dan saham perusahaan kimia terkemuka LG Chem turun 2,71 persen. Sebaliknya saham operator portal internet Naver naik 3,89 persen, dan perusahaan farmasi raksasa Samsung Biologics naik 0,95 persen.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



