(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan akhir pekan lalu ditutup menguat 24,68 poin atau 0,77% menjadi 3.249,32. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka naik 3,43 poin atau 0,80% ke posisi 432.78, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 433.42 dan sempat turun ke posisi terendah di 429.61.
Kospi secara mingguan menguat untuk 4 pekan berturut, pekan ini naik 0,15%. Sentimen investor terangkat setelah Gubernur Bank of Korea Lee Ju-yeol mengatakan pada hari Jumat bahwa negara itu akan bersiap untuk keluar dari kebijakan pelonggaran moneter era pandemi jika pemulihan ekonomi tetap solid. Dari laporan ekonomi yang masuk hari ini, indeks harga ekspor Korea Selatan naik 1,5% pada Mei dari bulan sebelumnya, sementara harga impor naik 2,6% dibandingkan periode yang sama.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street akhir pekan perpanjang rekor untuk indeks S&P500 dan Nasdaq yang sarat dengan saham teknologi mendaki ke posisi tertinggi 1 bulan merespon data sentimen konsumen dari UoM. Demikian untuk harga minyak mentah rally di posisi tertinggi 2 tahun laporan permintaan minyak yang kuat serta pengurangan pasokan OPEC.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 menguat, awal sesi akan naik menuju posisi 433,20 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2. Namun jika kemudian bergerak sebaliknya, indeks akan turun ke posisi 430.65 sebelum meluncur ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 438.07 | 435.74 | 434.26 | 431.93 | 430.45 | 428.12 | 426.64 |
| Buy Avg | 433.90 | Sell Avg | 430.45 |



