(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang awal pekan pagi ini (14/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau terkoreksi, sementara dollar AS di pasar Asia naik terbatas setelah menguat di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini turun 0,22% atau 31 poin ke level Rp 14.220 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.189.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.200 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.220, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.220. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS naik terbatas di pasar uang Asia setelah menguat di sesi global sebelumnya; bergerak bangkit di tengah pelemahan euro dan investor menantikan rilis pertemuan the the Fed minggu ini.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik tipis ke level 90,55, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 90,51.
Sementara itu, IHSG Senin di awal sesi pertama, menguat 23,069 poin (0,38%) ke level 6.118,566, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya variatif di tengah pasar mencari arah dari pertemuan serta S&P 500 mencetak rekor baru.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia merangkak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.215 – Rp14.405.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting
Editor: Asido



