(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY pada sesi Asia hari Selasa (15/6/2021) sedang melaju kuat mendekati posisi resisten kuat hariannya. Pair mendaki ke posisi tertinggi 2 pekan oleh kekuatan sentimen perdagangan aset risiko merespon rekor lanjutan bursa Wall Street.
Dari posisi yen Jepang, Bank of Japan umumkan akan memperpanjang program bantuan pandemi akhir pekan ini untuk mendukung pemulihan ekonomi yang rapuh. selain itu pemerintah Jepang mencabut keadaan darurat COVID-19 di Tokyo dan menurunkannya menjadi keadaan darurat di tiga prefektur, di tengah penurunan infeksi yang stabil. Kemudian dari laporan ekonomi, pertumbuhan output industri Jepang direvisi lebih tinggi menjadi 2,9% setelah pembacaan awal 2,5% dan 1,7% akhir pada bulan Maret.
Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak terbatas di pasar uang Asia setelah terkoreksi tipis sesi global sebelumnya. Dolar AS mendapat tekanan dengan posisi yield obligasi AS tenor 10-tahun sedang berada di posisi terendah 3 bulan lebih.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY bergerak lemah, pair yang berada di posisi 110.07 bergerak kuat mendaki menuju posisi R1 dan juga R2. Namun jika berbalik arah, pair akan turun ke 109.85 sebelum meluncur menuju posisi S1 dan S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 110.73 | 110.42 | 110.24 | 109.92 | 109.75 | 109.43 | 109.26 |
| Buy Avg | 110.16 | Sell Avg | 109.75 |



