(Vibiznews-Forex) – Posisi dolar AS dalam indeks dolar pada perdagangan forex sesi Amerika hari Kamis (17/6/2021) bergerak cukup kuat terhadap semua rival utamanya merespon pengumuman Federal Reserve AS. Indeks dolar melaju ke posisi tertinggi sejak 5 Mei atau 8 pekan.
Bank sentral Amerika atau The Fed secara tajam menaikkan perkiraan inflasi tahun ini dan mengajukan kerangka waktu kapan akan menaikkan suku bunga yaitu sebanyak 2 kali pada akhir tahun 2023.
Perubahan prospek dari Federal Reserve ini menguntungkan sentimen investor yang mengharapkan pemangku kebijakan tersebut menetapkan suku bunga perlu memikirkan untuk mengurangi pelonggaran kuantitatif untuk mencegah ekonomi AS terlalu panas.

Hasil pertemuan FOMC selama 2 hari memutuskan The Fed tidak mengubah kisaran target untuk suku bunga dana federal pada 0-0,25% pada bulan Juni tetapi mengisyaratkan proyeksi dua kenaikan pada akhir tahun 2023. The Fed juga akan terus membeli obligasi pada tingkat $120 miliar per bulan.
The Fed memperkirakan PDB terlihat tumbuh lebih cepat 7% dan inflasi PCE kemungkinan akan mencapai 3,4% pada tahun 2021 tetapi tekanan harga diperkirakan akan melambat menjadi 2,1% pada tahun 2022.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



