(Vibiznews-Index) – Indeks spot Nikkei perdagangan sebelumnya ditutup turun 150,29 poin atau 0,51% menjadi 29291,01 . Namun untuk indeks Topix naik 0,02% menjadi 1.975,86. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Juli 2021 bergerak negatif dengan turun 160 poin atau 0,54% ke posisi 29250.
Indeks Nikkei turun dari tertinggi 5 minggu setelah naik 0,74% di sesi sebelumnya karena sentimen risiko mereda menanti hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal AS selama dua hari. Namun, kerugian terbatas setelah pemerintah Jepang mencabut keadaan darurat COVID-19 di Tokyo dan menurunkannya menjadi keadaan darurat semu di tiga prefektur awal pekan ini di tengah penurunan infeksi yang stabil.
Sebagai penggerak pasar hari ini, The Fed menetapkan proyeksi kenaikan inflasi dan suku bunga pada akhir tahun 2023 yang menekan perdagangan bursa saham Wall Street. Demikian untuk harga minyak mentah retreat dari posisi tertinggi 2 tahun oleh keputusan Fed setelah sebelumnya diperkuat oleh laporan EIA untuk penurunan pasokan minyak AS.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka hari ini melemah. Dan awal sesi akan akan turun ke posisi 29290 dan jika tembus meluncur ke S1 hingga S2. Namun jika kemudian berbalik arah naik ke posisi 29400, jika tembus naik ke posisi R1 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 29770 | 29610 | 29490 | 29330 | 29212 | 29050 | 28970 |
| Buy Avg | 29450 | Sell Avg | 29260 |




