(Vibiznews – Forex) – Pair AUDUSD pada sesi Asia hari Senin Selasa (22/6/2021 bergerak bearish setelah menguat sesi global sebelumnya dari posisi terendah 6 bulan. Dolar Australia dibuka kuat oleh naiknya sentimen perdagangan aset risiko dengan lonjakan saham Wall Street dan pembukaan bursa saham Asia positif.
Perdagangan sebelumnya dipengaruhi sentimen dari laporan data penjualan ritel di Australia naik 0,1 persen bulan ke bulan pada Mei 2021, melambat dari pertumbuhan 1,1 persen sebulan sebelumnya dan konsensus pasar 0,5 persen. Ini adalah bulan ketiga berturut-turut peningkatan perdagangan ritel dan laju paling lambat dalam urutan tersebut, di tengah pembatasan COVID-19 di Victoria selama minggu terakhir Mei.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak bullish di pasar uang Asia setelah melemah sesi global sebelumnya yang koreksi dari level 9 pekan tertingginya. Dolar berusaha bangkit kembali ke posisi pekan lalu yang ditopang sentimen the Fed akan menaikkan suku bunga dan mengurangi pembelian obligasi yang lebih cepat dari prediksi pasar.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD menguat, pair yang kini berada pada posisi 0.7523 sedang turun ke posisi 0.7510, jika tembus turun ke posisi S1 hingga S2. Namun jika berbalik arah akan naik ke posisi 0.7525 dan jika tembus lanjut ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0.7625 | 0.7590 | 0.7565 | 0.7520 | 0.7495 | 0.7450 | 0.7426 |
| Buy Avg | 0.7555 | Sell Avg | 0.7450 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



