(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang alami keuntungan yang moderat pada perdagangan hari Jumat (2/7/2021), setelah alami pelemahan selama 4 hari berturut. Namun secara mingguan alami pelemahan hingga turun 1,3% setelah 3 pekan berturut sebelumnya cetak gain.
Indeks Nikkei bergerak bullish oleh lonjakan saham Sony dan Toyota Motor sebagai saham kapital besar yang merupakan eksportir utama, terangkat oleh pelemahan yen Jepang terhadap dolar AS. Sentimen juga terangkat oleh prospek pemulihan ekonomi global yang kuat setelah membaiknya data manufaktur dan pengangguran di Amerika.
Dan untuk laporan ekonomi yang dirilis, indeks Bank of Japan untuk sentimen produsen besar melonjak ke 14 pada kuartal Juni 2021, data tertinggi sejak kuartal Desember 2018, karena pemulihan ekonomi dari krisis COVID-19 semakin meningkat.

Indeks harian Nikkei ditutup menguat 76,24 poin atau 0,27% menjadi 28783,28. Demikian untuk indeks Topix melonjak 0,88% menjadi 1.956,31. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan September 2021 bergerak positif dengan naik 130 poin atau 0,40% ke posisi 28760.
Saham Sony Group, pengekspor game, kamera, dan peralatan rumah tangga elektronik lainnya, menjadi top gainer di Topix dengan melonjak 3,66%, karena yen mencapai level terendah sejak Maret 2020. Demikian saham produsen mobil Toyota Motor, Honda Motor, Nissan Motor dan Mazda Motor melonjak antara 1,38% dan 6,53%, mengikuti angka penjualan kuartalan yang kuat dari rekan-rekan AS, yang menunjukkan tren berlanjut hingga 2022.
Saham yang alami pergerakan sebaliknya yaitu saham teknologi seperti saham chip dengan saham Tokyo Electron dan Advantest masing-masing turun 2,11% dan 1,32%. Saham Fast Retailing, yang dikenal dengan merek pakaian Uniqlo-nya, turun 0,89% setelah sebuah laporan bahwa jaksa Prancis telah membuka penyelidikan terhadap empat pengecer mode yang dicurigai menyembunyikan kejahatan terhadap kemanusiaan di wilayah Xinjiang China.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting


