(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong perdagangan awal pekan kembali ditutup melemah pada hari Senin (5/7/2021) setelah alami pelemahan mingguan terburuk dalam 7 pekan. Indeks Hang Seng anjlok ke posisi terendah 7 pekan lebih yang dipicu paling besar dari pelemahan saham teknologi.
Sentimen terbebani oleh kekhawatiran tindakan tegas pemerintah Beijing untuk menghukum aktivitas penetapan harga ilegal, termasuk subsidi besar dalam praktek bisnis yang berplatform online.
Hari Minggu regulator online Cina melakukan penghapusan aplikasi “DiDi Chuxing” dari toko aplikasi smartphone di China setelah menemukan bahwa perusahaan tersebut telah mengumpulkan data pribadi pengguna secara ilegal. Kemudian hari ini pengawas dunia maya Cina juga sedang menyelidiki perekrut online Zhipin.com, dan aplikasi truk Huochebang dan Yunmanman.
Indeks harian Hang Seng ditutup turun 200.95 atau 0.7% lebih rendah ke level 28.143,50, terendah sejak 14 Mei. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 1,4% menjadi 10.274,18. Demikian indeks Hang Seng berjangka bulan Juni 2021 bergerak negatif dengan melemah 63 poin atau 0,22% ke posisi 28086.
Secara sektoral bergerak mixed, dimana pelemahan saham dipimpin oleh sektor teknologi yang turun 3,43%. Sebagian sektor menguat dipimpin oleh sektor manufaktur dan energi dengan kenaikan 3,32% dan 1,17% masing-masing. Saham teknologi yang menekan seperti saham Tencent merosot 3,6%, Alibaba turun 2,8%, JD.com, Baidu dan Meituan mundur antara 2,9% dan 5,6%.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



