(Vibiznews – Indeks) – Perdagangan saham di bursa Hong Kong masih tertekan hingga memperpanjang kerugian untuk 6 sesi berturut pada hari Selasa (6/7/2021), dengan indeks Hang Seng anjlok ke posisi terendah sejak pertengahan bulan Mei. Tekanan jual di Hang Seng mengikuti pelemahan yang terjadi di bursa Cina daratan oleh sentimen negatif yang sama.
Sentimen investor dibebani oleh regulasi masa depan pada perusahaan teknologi Cina, dimana regulator cyber negeri tersebut telah memerintahkan penyelidikan terhadap Didi Global Holdings hanya beberapa hari setelah terdaftar di NYSE. Sementara itu, regulator antimonopoli China akan secara resmi memblokir rencana Tencent Holdings untuk menggabungkan dua situs streaming videogame negara itu.
Indeks harian Hang Seng ditutup turun 70,64 poin atau 0,25% lebih rendah ke level 28.072,86, terendah sejak 14 Mei. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 0,04% menjadi 10.269,6. Demikian indeks Hang Seng berjangka bulan Juni 2021 bergerak negatif dengan melemah 140 poin atau 0,50% ke posisi 27946.
Secara sektoral bergerak mixed, dimana pelemahan saham dipimpin oleh sektor healthcare yang anjlok 5,67%. Untuk sektor yang menguat hanya sektor teknologi dan keuangan dengan kenaikan 0,51% dan 0,62% masing-masing. Saham-saham healthcare yang anjlok seperti Jinxin Fertility Group Ltd, Shanghai Fosun Pharmaceutical Group Co Ltd, WuXi Biologics, dan Hangzhou Tigermed Consulting merosot antara 8,3% dan 10,6%.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



