(Vibiznews-Index) – Indeks Hang Seng perdagangan sebelumnya ditutup turun 200.95 atau 0.7% lebih rendah ke level 28.143,50, terendah sejak 14 Mei. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 1,4% menjadi 10.274,18. Demikian indeks Hang Seng berjangka bulan Juni 2021 bergerak negatif dengan melemah 63 poin atau 0,22% ke posisi 28086.
Sentimen terbebani oleh kekhawatiran tindakan tegas pemerintah Beijing untuk menghukum aktivitas penetapan harga ilegal, termasuk subsidi besar dalam praktek bisnis yang berplatform online. Hari Minggu regulator online Cina melakukan penghapusan aplikasi “DiDi Chuxing” dari toko aplikasi smartphone di China setelah menemukan bahwa perusahaan tersebut telah mengumpulkan data pribadi pengguna secara ilegal. Kemudian hari ini pengawas dunia maya Cina juga sedang menyelidiki perekrut online Zhipin.com, dan aplikasi truk Huochebang dan Yunmanman.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street awal pekan libur namun indeks berjangka S&P500 mendaki ke posisi rekor barunya oleh kuatnya sentimen perdagangan aset risiko. Demikian harga minyak mentah memperpanjang posisi tertinggi sejak 2018 menyusul berita bahwa OPEC+ telah menunda sekali lagi pertemuan Menteri tentang kebijakan produksi minyak.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan melemah. Dan awal sesi akan turun ke posisi 27980, jika tembus meluncur ke S1 hingga S2. Namun jika terkoreksi akan naik ke posisi 28220, dan jika tembus akan ke lanjut ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 28750 | 28544 | 28315 | 28108 | 27880 | 27672 | 27443 |
| Buy Avg | 28265 | Sell Avg | 27955 |



