(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang ditutup melompat tinggi dari posisi terendah 8 pekan pada perdagangan hari Senin (12/7/2021) oleh optimisme investor global akan rekor tertinggi yang dicetak bursa Wall Street akhir pekan lalu. Indeks Nikkei mencetak penguatan harian terbesar dalam 3 pekan dan berada di posisi tertinggi sepekan.
Bursa saham AS cetak rekor tertinggi untuk semua indeks utamanya akhir pekan lalu dengan lonjakan saham perusahaan yang sensitif dengan kondisi ekonomi global juga terkait dengan bursa saham Jepang. Sentimen positif juga bertambah setelah data pesanan mesin Jepang naik 7,8% bulan ke bulan di bulan Mei, kenaikan 3 bulan berturut-turut dan paling curam sejak Oktober 2020.
Selain itu Perdana Menteri Yoshihide Suga menetapkan Tokyo dalam keadaan darurat COVID-19 yang keempat kalinya pada hari Senin setelah pemerintah Metropolitan Tokyo mengkonfirmasi pertambahan 950 kasus baru pada hari Sabtu.

Indeks harian Nikkei ditutup melonjak 628,6 poin atau 2,25% menjadi 28569,02 . Demikian untuk indeks Topix naik 2,14% ke 1.953,33. Namun indeks Nikkei berjangka bulan September 2021 bergerak positif dengan naik 290 poin atau 1,03% ke posisi 28210.
Saham Yaskawa Electric, pembuat robot yang dilihat sebagai indikator utama tren pendapatan produsen Jepang, melonjak 6,47% setelah perusahaan menaikkan perkiraan laba operasional tahunan sebesar 29%. Kemudian rivalnya saham Fanuc naik 6,6% dan menjadi top gainers di Nikkei hari ini.
Saham pembuat mesin industri, instrumen perumahan dan mesin listrik memimpin rebound setelah data pesanan mesin Jepang naik untuk bulan ketiga berturut-turut di bulan Mei. Namun sebaliknya saham Kawasaki Kisen Kaisha menjadi yang berkinerja terburuk dengan penurunan 2,74%, diikuti oleh saham Eisai yang anjlok 1,54%, dan saham Nippon Yusen, turun 1,31%.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



