(Vibiznews-Index) – Indeks Hang Seng perdagangan sebelumnya ditutup naik 176 poin, atau 1,63% lebih tinggi ke level 27.963,41. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir naik 0,61% menjadi 9.945.73. Demikian indeks Hang Seng berjangka bulan Juni 2021 bergerak negatif dengan turun 104 poin atau 0,37% ke posisi 27776.
Indeks Hang Seng tertekan karena kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan China muncul kembali serta meningkatnya ketegangan China-AS. Bank Rakyat China dalam rasio cadangan wajib akan membebaskan 1 triliun yuan ($154,52 miliar) dari likuiditas jangka panjang untuk mendukung pertumbuhan, ini tidak mungkin cukup untuk membalikkan tren turun pertumbuhan. Juga dibebani oleh pemerintah AS yang memperkuat peringatannya kepada bisnis yang memiliki rantai pasokan dan hubungan investasi ke wilayah Xinjiang China.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street ditutup mixed dengan hanya Nasdaq yang melemah merespon pernyataan Jerome Powell yang dovish bahwa perubahan suku bunga masih jauh. Untuk harga minyak mentah terkoreksi dar tertinggi sejak 2018 di tengah kekhawatiran kelebihan pasokan dan laporan EIA menunjukkan ada penurunan signifikan dalam permintaan bensin dan solar.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan melemah. Dan awal sesi akan naik ke posisi 27934, dan jika tembus akan ke lanjut ke R2 hingga R3. Namun jika terkoreksi akan turun ke posisi 27710, jika tembus meluncur ke S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 28174 | 28050 | 27912 | 27787 | 27650 | 27525 | 27388 |
| Buy Avg | 27940 | Sell Avg | 27680 |



