(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan akhir pekan lalu ditutup naik 21,41 poin atau 0,66% menjadi 3.286,22. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka menguat 3,19 poin atau 0,74% ke posisi 436.76, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 436.85 dan sempat turun ke posisi terendah di 433.12.
Indeks Kospi mendaki ke posisi tertinggi sepekan setelah bank sentral Korea Selatan mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah pada rekor terendah 0,5. Wakil Menteri Keuangan Pertama Lee Eog-weon mengatakan awal pekan ini bahwa pemerintah akan meningkatkan pemantauan risiko keuangan karena pemulihan ekonomi global dapat melambat karena penyebaran varian Delta yang lebih menular.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street akhir pekan lalu ditutup melemah oleh tekanan inflasi dan melonjaknya kasus virus corona diseluruh dunia. Demikian harga minyak mentah akhir pekan lalu anjlok ke posisi terendah dalam 4 pekan karena kekhawatiran penyebaran varian Delta virus corona diseluruh dunia dapat menghambat konsumsi global.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 melemah, awal sesi dapat turun menuju posisi 432,90 dan jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S2. Namun jika kemudian terkoreksi, indeks naik ke posisi 436.10 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 441.76 | 439.30 | 438.03 | 435.57 | 434.30 | 431.84 | 430.57 |
| Buy Avg | 436.10 | Sell Avg | 430.74 |



