(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong kembali melanjutkan pelemahan harga pada perdagangan hari Rabu (21/7/2021) karena kekhawatiran atas tindakan dari regulasi pemerintah untuk bisnis raksasa perusahaan teknologi Cina semakin bertambah. Indeks Hang Seng anjlok ke posisi terendah 2 pekan dengan saham teknologi penyumbang pelemahan terbesar.
Kantor Administrasi Cyberspace Cina (CAC) mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka memanggil perwakilan Kuaishou, alat perpesanan Tencent QQ, Taobao Alibaba dan Weibo karena menyebarkan konten cabul untuk anak-anak. CAC mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka memerintahkan platform untuk memperbaiki dan membersihkan semua konten ilegal, dan bahwa CAC akan mendenda platform tersebut.
Indeks harian Hang Seng ditutup turun 61.89 poin atau 0.23% lebih rendah pada 27.224,58. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 0,3%, menjadi 9.831,02. Demikian indeks Hang Seng berjangka bulan Juni 2021 bergerak negatif dengan melemah 9 poin atau 0,03% ke posisi 27226.
Akibat berita diatas, saham Kuaishou turun 1,8% dan saham Tencent kehilangan 0,8%. Saham raksasa properti China Evergrande Group turun 1,8%, setelah jatuh 33% dalam dua sesi sebelumnya. Kekhawatiran investor tetap ada bahkan setelah otoritas perumahan di China menghapus penangguhan penjualan sebelumnya di dua proyek perumahan Evergrande pada hari Selasa.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



