(Vibiznews – Forex) – Pair AUDUSD pada sesi Asia hari Selasa (27/7/2021) bergerak konsolidasi dengan bias positif setelah gain selama sesi global sebelumnya. Aussie berusaha bergerak positif merespon pergerakan dolar AS yang melemah di tengah kuatnya perdagangan bursa saham global.
Pemerintah Australia tampaknya akan memperpanjang lockdown setelah New south Wales melaporkan 145 kasus virus baru pada hari Minggu, naik dari 141 sehari sebelumnya; juga pasca aksi unjuk rasa anti lockdown akhir pekan lalu. Sementara itu Victoria hari ini melaporkan jumlah kasus virus baru yang rendah.
Sementara itu, risalah dari pertemuan kebijakan RBA bulan Juli menunjukkan efek dari wabah virus baru-baru ini telah menciptakan ketidakpastian tambahan dan bahwa dukungan untuk kenaikan suku bunga tidak akan terpenuhi sampai tahun 2024.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak negatif di pasar uang Asia setelah koreksi sesi global sebelumnya. Dolar AS tertekan oleh anjloknya yield obligasi ke posisi terendah 5 bulan dan juga rilis data new home sales yang anjlok.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD menguat, pair yang kini berada pada posisi 0.7380 dan sedang mendaki ke 0.7398 sebelum ke R1 hingga R2. Namun jika berbalik arah, akan tertekan ke 0.7363 sebelum turun ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0.7463 | 0.7427 | 0.7403 | 0.7367 | 0.7343 | 0.7307 | 0.7283 |
| Buy Avg | 0.7390 | Sell Avg | 0.7352 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



