(Vibiznews-Forex) – Posisi Aussie dolar dalam pair AUDUSD perdagangan forex sesi Amerika Rabu (4/8/2021) bergerak bearish dari posisi tertinggi 2 pekan oleh pulihnya kekuatan dolar AS terhadap semua rival utama. Pair bergerak turun mendekati posisi support kuat harian setelah di sesi Eropa menembus posisi resisten kuat.
Dolar Australia sempat naik ke posisi terkuat sejak pertengahan Juli, setelah Reserve Bank of Australia mengejutkan pasar dengan tetap berpegang pada rencana untuk mengurangi pembelian obligasi meskipun ada dampak ekonomi dari penguncian virus corona. Namun, kekhawatiran atas lonjakan varian Delta dari virus corona dan tanda-tanda perlambatan pertumbuhan ekonomi dapat membebani sentimen.
Sentimen dibebani oleh anjloknya pasar komoditas dengan harga minyak mentah anjlok ke posisi terendah 2 pekan oleh lonjakan kasus varian delta virus corona dan anjloknya harga komoditas unggulan Australia seperti tembaga yang anjlok ke posisi terendah sejak 20 Juli.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bullish di pasar Amerika setelah flat sesi global berturut sebelumnya; terangkat oleh reboundnya posisi yield obligasi jangka panjang dari terendah 5 bulan oleh rekor data PMI service index.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD melemah, dan kini pair berada di posisi 0.7380 yang sedang terkoreksi ke posisi support kuatnya di 0.7365 – 0.7327. Namun jika bergerak sebaliknya, pair akan naik kembali ke posisi 0.7426 dan jika tembus mendaki ke resisten lemahnya di 0.7438 – 0.7400.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting


