Bursa Korsel Awal Pekan Tertekan Kuatnya Data NFP AS dan Turunnya Ekspor Cina

564

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan alami pelemahan untuk sesi ketiga berturut pada perdagangan yang berombak hari Senin (9/8/2021). Indeks Kospi dibuka melemah tertekan sentimen kuatnya rilis data NFP AS bulan Juli, kemudian sempat rebound oleh lonjakan saham Kakao Bank.

Jelang penutupan besar kekuatan saham Kakao Bank terpangkas dan menekan posisi Kospi kembali ke zona merah. Sentimen juga dibebani oleh  laporan ekspor Cina yang menurun di bulan Juli serta kenaikan kasus covid-19 di Korea Selatan. Korea Selatan terus menerus sekarang melaporkan kasus harian diatas 1000 kasus, sekalipun pemerintah sudah menetapkan pengetatan kegiatan di negeri tersebut.

Saham Kakao Bank yang baru listing dan menjadi penggerak sektor keuangan Kospi sempat meroket 27,65 persen sebelum kemudian terkoreksi jelang penutupan perdagangan.

indeks kospi
Berita Kospi Lainnya di Telegram Vibiznews

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup turun  7,80 poin, atau 0,24%, menjadi 3.262,56. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka melemah 1,64 poin atau 0,38% ke posisi 431.65, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 433.16 dan sempat turun ke posisi terendah di  430.05.

Sebagian besar saham kapitalisasi besar ditutup beragam, sementara itu saham bank dan keuangan menguat oleh lonjakan saham Kakao Bank. Saham pemimpin pasar Samsung Electronics ditutup tidak berubah, saham SK hynix turun 1,69 persen, saham Samsung Biologics anjlok 1,09 persen dan saham Hyundai Motor turun 0,67 persen.

 

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here