(Vibiznews-Index) – Indeks Hang Seng perdagangan akhir pekan lalu ditutup turun 25,29 poin, atau 0,1% lebih rendah ke posisi 26.179,40, terendah sejak 30 Juli. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 0,25% menjadi 9.273,55. Namun indeks Hang Seng berjangka bulan Juni 2021 bergerak konsolidasi dengan naik 3 poin atau 0,01% ke posisi 26129.
Hang Seng melemah oleh kekhawatiran atas pengetatan peraturan pemerintah dan meningkatnya kasus COVID-19 di Cina. Negara ini diberitakan melaporkan jumlah kasus harian tertinggi sepanjang pandemi. Tekanan jual melebihi aliran dana dari investor Cina daratan melalui Refinitiv hingga mencapai HK$ 7 miliar.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street akhir pekan ditutup mixed dengan Nasdaq yang sarat teknologi terkoreksi. Sentimen dikhawatirkan oleh kenaikan data NFP AS bulan Juli terkait dengan rencana Fed mengurangi stimulusnya. Harga Minyak mentah berjangka WTI terkoreksi dan anjlok ke terendah 2 pekan oleh pergerakan dolar AS yang kuat.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan melemah. Dan awal sesi akan naik ke posisi 26245, dan jika tembus akan ke lanjut ke R1 hingga R2. Namun jika terkoreksi akan turun ke posisi 25950, jika tembus meluncur ke S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 26674 | 26473 | 26302 | 26100 | 25928 | 25727 | 25555 |
| Buy Avg | 26278 | Sell Avg | 25932 |



