(Vibiznews – Forex) – Pair AUDUSD pada sesi Asia hari Selasa (10/8/2021) bergerak negatif di posisi terendah 2 pekan yang mendekati posisi support kuat hariannya. Aussie tertekan oleh rally dolar AS dan rilis data sentimen bisnis yang kontraksi bulan Juli menurut survey NAB.
Survey bisnis bulanan oleh NAB (National Australia Bank) menunjukkan kepercayaan bisnis di Australia merosot jauh ke area kontraksi pada bulan Juli dibandingkan periode bulan Juni yang dilaporkan ekspansi. Data NAB untuk bulan Juli berada di -6, sedangkan bulan Juni +11.
Sebelumnya posisi Aussie sudah dibebani oleh berlanjutnya penguncian di negara itu dan anjloknya harga komoditas unggulan mereka. New South Wales memperluas penguncian COVID-19 ke kota pedesaan lain hari Senin karena kekhawatiran virus itu mungkin menyebar dari Sydney ke pedesaan. Sementara itu di pasar komoditas, harga bijih besi berjangka merosot lebih dari 5%, tertekan oleh prospek peningkatan pasokan dan melemahnya permintaan China.
Di bidang politik, media setempat memberitakan bahwa peringkat kepercayaan masyarakat kepada Perdana Menteri Scott Morrison mencapai titik terendah sejak pandemi muncul, karena kekecewaan publik atas kebijakan penguncian dan vaksinasi yang lambat.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya retreat di pasar uang Asia setelah menguat 2 sesi global berturut sebelumnya; terkoreksi dari posisi tertinggi 2 pekan. Dolar AS diperkuat oleh ekspektasi investor the Fed akan melakukan tapering yang lebih cepat setelah rilis NFP AS melebih perkiraan.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD melemah, pair yang kini berada pada posisi 0.7322 sedang turun ke posisi S1 hingga S2. Namun jika berbalik arah, akan mendaki ke 0.7342 sebelum naik ke posisi R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0.7387 | 0.7375 | 0.7351 | 0.7340 | 0.7316 | 0.7304 | 0.7280 |
| Buy Avg | 0.7350 | Sell Avg | 0.7316 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



