(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Amerika Serikat berhasil cetak rekor baru pada perdagangan yang berakhir Rabu dinihari WIB (11/8/2021) dengan pergerakan mixed pada indeks utamanya. Dow Jones dan S&P500 yang menembus posisi rekor baru, Nasdaq alami pelemahan setelah sesi sebelumnya ditutup menguat moderat.
Indeks Dow Jones bergerak lebih tinggi di awal sesi dan tetap positif sepanjang hari sebelum ditutup naik 162,82 poin atau 0,5 persen menjadi 35.264,67. Indeks S&P 500 berfluktuasi selama sesi tetapi berhasil naik tipis 4,40 poin atau 0,1 persen menjadi 4.436,75. Sementara itu, Nasdaq berada di bawah tekanan setelah melihat penguatan awal dan mengakhiri sesi dengan turun 72,09 poin atau 0,5 persen pada 14.788,09.
Rekor oleh Dow Jones dan S&P 500 dipicu oleh optimisme ekonomi yang berkelanjutan menyusul data pekerjaan bulanan yang optimis Jumat lalu dan RUU infrastruktur senilai US$1 triliun yang telah disetujui oleh Senat AS. Minat beli saham berkurang oleh kehati-hatian investor menyambut rilis data inflasi keesokan harinya.
Karena data inflasi dapat berdampak pada prospek kebijakan moneter, meskipun pertemuan Federal Reserve berikutnya tidak dijadwalkan hingga September. Kekhawatiran akan The Fed mungkin mulai mengurangi pembelian asetnya lebih cepat dari yang diperkirakan telah membebani saham teknologi dengan pertumbuhan tinggi.

Secara sektoral, mayoritas bergerak kuat kecuali sektor teknologi seperti saham bioteknologi dan semikonduktor yang melemahkan indeks Nasdaq. Penguatan sektor dipimpin oleh saham baja yang bergerak naik tajam hingga mendorong NYSE Arca Steel Index naik 3,2 persen ke level penutupan terbaiknya dalam tiga bulan.
Kekuatan yang cukup besar juga terlihat di antara saham-saham jasa minyak, yang terlihat lonjakan 2,5 persen oleh Philadelphia Oil Service Index. Saham transportasi juga menunjukkan kinerja yang kuat dengan kenaikan 1,9 persen oleh Dow Jones Transportation Average. Saham Kansas City Southern membantu memimpin sektor ini lebih tinggi setelah Canadian Pacific Railway menaikkan tawarannya untuk mengakuisisi operator kereta api menjadi sekitar $300 per saham.



