(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan sebelumnya ditutup turun 17,23 poin, atau 0,53%, pada 3.243,19. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka melemah 3,09 poin atau 0,72% ke posisi 428.56, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 433.11 dan sempat turun ke posisi terendah di 427.28.
Indeks Kospi melemah 4 sesi berturut yang dibebani oleh kekhawatiran terus-menerus tentang penyebaran varian Delta corona virus di Korea Selatan serta kekhawatiran penarikan stimulus oleh Federal Reserve AS. Korsel melaporkan pertambahan 1.540 kasus baru, lebih dari sehari sebelumnya sekalipun pengetatan di perpanjang.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street berhasil cetak rekor baru untuk Dow Jones dan S&P500 oleh optimisme ekonomi berkelanjutan di AS. Namun saham teknologi tertekan dengan indeks Nasdaq terkoreksi ke zona merah. Demikian harga Minyak mentah berjangka WTI rebound dan menguat 3% lebih dari posisi terendah 3 pekan oleh laporan API yang menunjukkan pasokan minyak AS menurun.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 melemah, awal sesi dapat naik ke posisi 429.70 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2. Namun jika kemudian terkoreksi, indeks turun menuju posisi 426,00 dan jika tembus meluncur ke posisi S2 hingga S3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 437.85 | 435.48 | 432.02 | 429.65 | 426.19 | 423.82 | 420.36 |
| Buy Avg | 431.75 | Sell Avg | 425.80 |



