Presiden Jokowi Tetapkan Kebijakan Fiskal 2022 : Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural

815

(Vibiznews – Economy & Business) Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) dalam pidato pada Penyampaian Keterangan Pemerintah Atas Rancangan Undang-Undang Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2022 Beserta Nota Keuangannya di depan Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Senin (16/08/2021), menetapkan tema kebijakan fiskal tahun 2022, yaitu “Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural”.

Presiden Jokowi menyatakan penetapan tema tersebut diambil setelah melaksanakan strategi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi peran sentral untuk melindungi keselamatan masyarakat dan sekaligus sebagai motor pengungkit pemulihan ekonomi, dan strategi tersebut telah membuahkan hasil dengan mesin pertumbuhan sudah mulai bergerak di kuartal kedua 2021, yang mampu tumbuh 7,07% dengan tingkat inflasi yang terkendali di angka 1,52% (YoY).

Pemulihan Ekonomi

Presiden Jokowi menekankan pemulihan sosial-ekonomi akan terus dimantapkan sebagai penguatan fondasi untuk mendukung pelaksanaan reformasi struktural secara lebih optimal. Pemulihan dan akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pascapandemi bukan hanya harus tumbuh, tapi tumbuh dengan cepat dan berkelanjutan.

Untuk mencapai pemulihan ekonomi, dengan berpijak pada kebijakan reformasi struktural serta memperhitungkan dinamika pandemi Covid-19 di Indonesia, Pemerintah menetapkan asumsi indikator ekonomi makro tahun 2022 adalah sebagai berikut :

Pertumbuhan ekonomi 2022 diperkirakan pada kisaran 5,0% sampai 5,5%.
Pemerintah akan berusaha mencapai target pertumbuhan maksimal di batas atas, yaitu 5,5%, namun tetap waspada dengan perkembangan Covid-19 masih sangat dinamis

Inflasi akan tetap terjaga pada tingkat 3%, menggambarkan kenaikan sisi permintaan, baik karena pemulihan ekonomi maupun perbaikan daya beli masyarakat.

Rupiah diperkirakan bergerak pada kisaran Rp14.350 per US Dollar.

Suku Bunga Surat Utang Negara 10 tahun diperkirakan sekitar 6,82%, mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia dan pengaruh dinamika global.

Harga minyak mentah Indonesia (ICP) diperkirakan akan berkisar pada 63 US Dollar per barel.

Lifting minyak dan gas bumi diperkirakan masing-masing mencapai 703.000 barel dan 1.036.000 barel setara minyak per hari.

Reformasi Struktural

Presiden Jokowi menyatakan Reformasi Struktural merupakan hal yang sangat fundamental untuk pemulihan dan akselerasi pertumbuhan ekonomi pascapandemi karena Indonesia bukan hanya harus tumbuh, tapi tumbuh dengan cepat dan berkelanjutan.

Untuk mencapai Reformasi Struktural itu, maka Produktivitas harus ditingkatkan. Untuk meningkatkan produktivitas tersebut, akan tercapai jika :
– kualitas SDM membaik,
– diperkuat oleh konektivitas yang semakin merata,
– pembangunan infrastruktur yang dipercepat, termasuk infrastruktur digital, energi, dan pangan untuk mendorong industrialisasi,
– serta dukungan ekosistem hukum dan birokrasi yang kondusif bagi dunia usaha.

Untuk mendukung pelaksanaan reformasi struktural, maka konsolidasi fiskal tahun 2022 akan lebih difokuskan, terutama akselerasi pembangunan SDM, melalui reformasi bidang kesehatan, perlindungan sosial, dan pendidikan.

Reformasi struktural juga diarahkan untuk perbaikan fondasi ekonomi, melalui reformasi regulasi dan birokrasi serta dukungan sektoral yang mendorong pertumbuhan.

Pemerintah juga melanjutkan komitmen menurunkan kemiskinan, terutama penghapusan kemiskinan ekstrem, dan mengurangi ketimpangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here