Bursa Eropa Melemah Seiring Meningkatnya Inflasi Zona Eropa

660
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Index) Bursa Saham Eropa pada hari Selasa (31/08) diperdagangkan lebih rendah dengan investor mencerna data ekonomi terbaru dari kawasan dan sekitarnya.

Indeks Stoxx 600 Eropa turun -0,2% dengan semua sektor di wilayah negatif selain dari utilitas dan teknologi. Indeks naik 2,37% bulan ke bulan meskipun Agustus merupakan bulan yang lebih tenang untuk perdagangan, mengingat masa liburan musim panas.

Terpantau indeks FTSE turun -0,5%. Indeks DAX melemah -0,15%. Indeks CAC turun -0,4%.

Pasar berbalik lebih rendah pada hari Selasa setelah rilis data inflasi zona Eropa untuk Agustus yang menunjukkan harga konsumen meningkat sebesar 3% bulan ini dari tahun lalu, menurut perkiraan awal, jauh di atas ekspektasi dan target 2% Bank Sentral Eropa. Data akan memberi tekanan pada bank sentral untuk mengatasi kekhawatiran inflasi pada pertemuan penting minggu depan.

Pada Selasa pagi, indeks dengan kinerja terbaik adalah biotek Galapagos yang berbasis di Belgia, harga sahamnya naik 5,5% setelah mengatakan CEO-nya akan mundur.

Saham GSK farmasi Inggris tergelincir 1,3% setelah perusahaan dan SK Bioscience mengatakan mereka telah memulai uji coba tahap akhir kandidat vaksin Covid-19 mereka.

Sementara itu, distributor perlengkapan bisnis Inggris Bunzl turun 3,6% setelah mengatakan menghadapi tantangan rantai pasokan dan kekurangan tenaga kerja dan bahan di beberapa pasar karena menyajikan pendapatannya dari paruh pertama tahun ini.

Perdagangan pesimis untuk pasar Eropa datang setelah data yang dirilis pada hari Senin menunjukkan sentimen ekonomi zona euro mereda lebih dari yang diharapkan pada bulan Agustus, dari rekor tertinggi pada bulan Juli.

Investor juga mencerna data terbaru dari China yang menunjukkan perlambatan pertumbuhan aktivitas pabrik China pada Agustus.

Aktivitas pabrik China tumbuh pada kecepatan yang lebih lambat pada Agustus dibandingkan dengan bulan sebelumnya, data yang dirilis Selasa menunjukkan. Indeks Manajer Pembelian manufaktur resmi untuk Agustus berada di 50,1, dibandingkan pembacaan Juli di 50,4. Pembacaan PMI di atas 50 menunjukkan ekspansi, sedangkan yang di bawah level tersebut menandakan kontraksi.

Saham di Asia-Pasifik sebagian besar tergelincir semalam setelah rilis data. Sementara itu, saham Tencent dan Netease yang terdaftar di Hong Kong masing-masing turun 3,18% dan 3,46%.

Sementara itu, saham berjangka AS naik sedikit dalam perdagangan semalam karena S&P 500 tampaknya akan mengakhiri kenaikan ketujuh bulan berturut-turut pada rekor tertinggi.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Eropa bergerak lemah dengan meningkat tingginya inflasi zona Eropa tertinggi dalam 10 tahun, dimana angka ini melebihi target inflasi 2% dari ECB.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here