Bursa Korea Selatan Ditutup Turun Menjelang Pertemuan The Fed

637
indeks kospi

(Vibiznews – Index) Bursa Saham Korea Selatan turun pada hari Selasa menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve AS membuat investor berhati-hati terhadap aset yang digerakkan oleh risiko. Won Korea melemah, sementara imbal hasil obligasi turun.

Indeks KOSPI turun -13,71 poin, atau -0,46%, pada 2.987,75, memperpanjang penurunan untuk sesi ketiga.

Di antara kapital besar, raksasa chip Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,26% dan 0,82%, sementara perusahaan platform Naver turun 0,13%.

Fokus investor terutama pada hasil pertemuan Federal Reserve yang dijadwalkan minggu ini tentang kemungkinan bahwa bank sentral AS akan mulai menaikkan suku bunga pada tahun 2022.

Bank Sentral Eropa, Bank Inggris dan Bank Jepang juga akan bertemu minggu ini, dan masing-masing menuju normalisasi kebijakan moneter mereka sendiri.

Saham Samsung Biologics naik 1,61% setelah perusahaan mengatakan akan memperluas kemitraan dengan AstraZeneca Plc untuk memproduksi produk imunoterapi kanker bersama dengan kombinasi antibodi kerja panjang COVID-19.

Di papan utama, orang asing menjadi penjual bersih senilai 207,5 miliar won ($175,25 juta) saham di papan utama.

Won dikutip pada 1.183,1 per dolar di platform penyelesaian darat, 0,19% lebih rendah dari penutupan sebelumnya.

Besok pagi akan dirilis data Unemployment Rate November yang diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Korea Selatan akan mencermati rilis data Unemployment Rate November yang jika terealisir turun akan menguatkan bursa Korea Selatan. Juga akan mencermati pergerakan bursa Wall Street, yang jika terealisir positif akan menguatkan bursa Korea Selatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here