(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Senin pagi ini (27/12), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau flat, sementara dollar AS di pasar Asia naik terbatas setelah melemah perlahan 4 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini menguat tipis 0,01% atau 1 poin ke level Rp 14.219 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.220. Rupiah terpantau berada di 5 minggu terkuatnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.225 kemudian bergerak menguat ke Rp14.212, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.219. Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia naik terbatas setelah melemah perlahan 4 hari di sesi global sebelumnya; berupaya bangkit dari bearish perlahannya di tengah investor yang kembali mengabaikan Omicron serta pasar yang sepi karena libur Natal.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik tipis ke level 96,10, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 96,06.
Sementara itu, IHSG Senin di awal sesi pertama menguat 18,277 poin (0,28%) ke level 6.572,536, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed di tengah pasar yang sebagian tutup libur merayakan Natal.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini mendatar, dengan dollar di pasar Asia merangkak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.187 – Rp14.393.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



