(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Amerika berhasil cetak rekor tertinggi pada awal perdagangan tahun 2022 untuk 2 indeks utamanya, di tengah optimisme ekonomi akan tetap berada di jalur pemulihan meskipun ada lonjakan kasus virus corona di beberapa bagian dunia.
Pada penutupan perdagangan yang berakhir Selasa dinihari WIB (4/1/2022) Dow Jones dan S&P500 cetak rekor penutupan tertinggi baru, sedangkan Nasdaq rebound dari pelemahan 4 sesi berturut sebelumnya. Indeks Dow Jones naik 246,76 poin atau 0,68 persen menjadi 36.585,06, indeks S&P 500 naik 30,38 poin atau 0,64 persen di 4.796,56, indeks Nasdaq naik 187,83 poin atau 1,2 persen menjadi 15.832,80.
Di antara kontributor signifikan terhadap lonjakan pasar adalah saham Apple Inc dan Tesla Inc. Saham Apple Inc naik lebih dari 2,5 persen hari ini, mencapai level tertinggi sepanjang masa. Apple menjadi perusahaan pertama yang mencapai kapitalisasi pasar $3 triliun. Apple mencapai tonggak sejarah terbaru hanya kurang dari dua tahun setelah menembus angka $2 triliun. Nilai pasar Apple pertama kali melewati ambang $1 triliun pada Agustus 2018 dan melampaui $2 triliun pada Agustus 2020.
Saham Tesla Inc naik 13,5 persen berkat pengiriman kuartalan perusahaan yang mengalahkan perkiraan. Tesla mengumumkan telah mengirimkan 308.600 kendaraan di Q4, mengalahkan perkiraan 263.026.

Secara sektoral, saham perbankan bergerak lebih tinggi karena imbal hasil Treasury naik. Kemudian diikuti oleh saham dari pembuat mobil, penerbangan dan sektor energi yang membukukan keuntungan mengesankan.
Saham Wells Fargo melonjak 5,8 persen berkat peningkatan peringkat saham oleh Barclays. Saham Goldman Sachs, Intel, Boeing, American Express, Visa dan JP Morgan Chase naik 2 menjadi 3,5 persen. Saham Walgreens Boots Alliance, IBM, Chevron dan Walt Disney juga ditutup dengan keuntungan yang kuat.



