(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa pagi ini (4/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah kembali, sementara dollar AS di pasar Asia turun tipis setelah melaju di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,22% atau 31 poin ke level Rp 14.297 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.266. Rupiah terpantau berada di level 2 minggu terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.287 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.302, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.297. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia turun tipis setelah melaju di sesi global sebelumnya; menanjak kuat oleh trader yang mengawali tahun dengan ekspektasi the Fed akan menaikkan suku bunganya lebih cepat yang mengangkat yields US Treasury.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik ke level 96,18, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 96,23.
Sementara itu, IHSG Selasa di awal sesi pertama menguat 35,062 poin (0,53%) ke level 6.700,370, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat didukung kenaikan PMI China dan Wall Street yang memulai tahun dengan mencetak rekor.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia agak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.180 – Rp14.393.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



