(Vibiznews-Index) – Indeks spot Nikkei akhir pekan lalu ditutup turun 1,28% menjadi ditutup pada 28.124 dan untuk indeks Topix turun 1,39% menjadi 1.978. Demikian indeks Nikkei berjangka bulan Maret 2022 bergerak negatif dengan turun 360 poin atau 1,26% ke posisi 28190.
Indeks Nikkei anjlok ke posisi terendah dalam 3 pekan dan secara mingguan anjlok 1,34%.Pasar terus bergulat dengan prospek pengetatan moneter yang lebih agresif oleh Federal Reserve AS, memaksa investor untuk merotasi saham-saham dengan pertumbuhan tinggi ke saham bernilai. Sentimen investor juga diredam oleh kekhawatiran virus baru setelah Tokyo mencatat level tertinggi baru empat bulan dalam infeksi Covid.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street akhir pekan alami pelemahan untuk semua indeks utamanya setelah laporan pendapatan yang beragam membebani bank-bank besar, data ekonomi mengecewakan serta investor tetap khawatir tentang pengetatan Fed yang lebih agresif.
Harga minyak mentah berjangka WTI rebound lebih dari 2% menjadi sekitar $84 per barel, tertinggi sejak Oktober 2014, dan cetak kenaikan minggu keempat berturut-turut, terpanjang sejak Oktober karena gangguan pasokan di Libya dan Kazakhstan dan berkurangnya persediaan minyak mentah AS lebih dari mengimbangi pembatasan mobilitas di Cina.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka hari ini menguat. Dan awal sesi akan turun ke posisi 28020 dan jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S2. Namun jika kemudian berbalik arah dapat naik ke posisi 28390 dan jika tembus mendaki ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 29426 | 29043 | 28616 | 28233 | 27801 | 27423 | 26996 |
| Buy Avg | 28475 | Sell Avg | 27980 |




