(Vibiznews-Index) – Indeks spot Nikkei akhir pekan lalu ditutup turun 0,9% menjadi ditutup pada 27.522 dan untuk indeks Topix turun 0,59% menjadi 1.927. Demikian indeks Nikkei berjangka bulan Maret 2022 bergerak positif dengan turun 270 poin atau 0,97% ke posisi 27520.
Secara mingguan indeks Nikkei anjlok 2% lebih dan cetak pelemahan mingguan terbesar sejak November 2021. Tekanan jual pada ekuitas meningkat di tengah prospek suku bunga yang lebih tinggi, yang paling merugikan teknologi dan saham pertumbuhan lainnya. Sentimen investor juga berkurang setelah kasus Covid harian yang dikonfirmasi di Jepang mencapai 46.000 pada hari Kamis, mencetak rekor baru untuk hari ketiga berturut-turut.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street akhir pekan lalu alami kerugian yang signifikan hingga membuat Nasdaq anjlok ke posisi terendah 7 bulan oleh laporan kuartalan perusahaan yang mengecewakan.
Harga minyak mentah berjangka WTI retreat dari posisi tertinggi 7 tahun di $87,1 karena peningkatan stok minyak mentah dan bahan bakar AS yang mendorong investor untuk melakukan aksi profit taking.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka hari ini melemah. Dan awal sesi akan turun ke posisi 27210 dan jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S2. Namun jika kemudian berbalik arah dapat naik ke posisi 27750 dan jika tembus mendaki ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 28780 | 28360 | 27940 | 27520 | 27100 | 26680 | 26260 |
| Buy Avg | 27830 | Sell Avg | 27200 |




