(Vibiznews – Indeks) – Terjadi penurunan harga saham cukup signifikan pada perdagangan bursa saham Wall Street yang berakhir Rabu dinihari WIB (26/1/2022), hingga membuat semua indeks utamanya kembali berada di zona merah. Indeks Nasdaq ditutup pada posisi terendah 7 bulan, S&P500 cetak penutupan terendah dalam 3 bulan dan Dow Jones hanya terendah dalam 1 bulan.
Indeks Dow Jones turun lebih dari 800 poin pada awal perdagangan sebelum rebound ke wilayah positif tetapi mengakhiri sesi dengan turun 66,77 poin atau 0,2 persen pada 34.297,73. Indeks S&P 500 merosot 53,68 poin atau 1,2 persen menjadi 4.356,54, dan indeks Nasdaq yang sarat saham teknologi sempat berfluktuasi sebelum kemudian jatuh 315,83 poin atau 2,3 persen menjadi 13.539,30.
Volatilitas lanjutan di bursa Wall Street terjadi karena sikap investor menantikan pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve yang sangat diantisipasi, the Fed kemungkinan akan tetapkan suku bunga tidak berubah namun bisa mengisyaratkan kenaikan suku bunga pertama pada pertemuan berikutnya pada pertengahan Maret.
Upaya pemulihan oleh Dow Jones sebagian karena reli oleh saham American Express yang melonjak 8,9 persen setelah melaporkan hasil kuartal keempat yang lebih baik dari yang diharapkan. Kemudian dibebani oleh anjloknya saham General Electric setelah melaporkan pendapatan kuartal keempat yang mengalahkan perkiraan analis tetapi lebih lemah dari pendapatan yang diharapkan.
Sentimen juga tertekan oleh berita Conference Board merilis laporan yang menunjukkan kepercayaan konsumen turun kurang dari yang diharapkan di bulan Januari. Indeks turun ke 113,8 pada Januari setelah naik ke 115,2 pada Desember.

Secara sektoral, saham semikonduktor mengalami beberapa kinerja terburuk dengan penurunan 3,7 persen oleh Philadelphia Semiconductor Index, saham Nvidia membukukan kerugian tajam setelah sebuah laporan dari Bloomberg mengatakan pembuat chip grafis tersebut sedang bersiap untuk meninggalkan akuisisi Arm Ltd. senilai $40 miliar dari SoftBank Group Corp.
Kelemahan substansial di antara saham perangkat lunak juga membebani Nasdaq dengan Indeks Perangkat Lunak Dow Jones AS anjlok 3,3 persen ke penutupan terendah tujuh bulan.
Sementara itu terjadi pergerakan saham sebaliknya pada sektor energi meroket di tengah kenaikan tajam harga minyak mentah, Philadelphia Oil Service Index melonjak 5,4 persen dan NYSE Arca Oil Index melonjak 4 persen.



