(Vibiznews-Index) – Indeks Hang Seng perdagangan akhir pekan lalu sebelum libur imlek ditutup melonjak 1,1 persen atau 252 poin menjadi 23.802. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir naik 1,7 persen menjadi 8.349,95. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Februari 2022 bergerak postif dengan menguat 447 poin atau 1,91% ke posisi 23862.
Hang Seng rebound dari posisi terendah dalam 3 pekan yang terangkat oleh aksi bargain hunting saham-saham teknologi. Pemerintah China telah memilih 15 zona percontohan dan mengidentifikasi beberapa area aplikasi untuk melaksanakan aplikasi inovatif teknologi blockchain, yang mengangkat tinggi saham teknologi.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street anjlok tajam dari keuntungan selama 4 hari berturut sebelumnya yang banyak dibebani oleh anjlok parahnya saham Meta Facebook setelah melaporkan pendapatan yang lebih rendah.
Harga minyak mentah berjangka WTI melonjak lebih dari 2% dan diperdagangkan di atas $90 per barel untuk pertama kalinya sejak September 2014 karena investor memperkirakan bahwa pasokan akan semakin ketat bahkan dengan OPEC+ mengumumkan akan tetap dengan rencana peningkatan moderat produksi mereka.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan menguat. Dan awal sesi dapat naik ke posisi 23915, dan jika tembus akan ke lanjut ke R1 hingga R2. Namun jika bergerak sebaliknya akan turun ke posisi 23472, jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 24808 | 24383 | 24122 | 23697 | 23436 | 23011 | 22750 |
| Buy Avg | 23930 | Sell Avg | 23450 |



