(Vibiznews – Indeks) – Perdagangan saham di bursa Korea Selatan ditutup hampir datar pada perdagangan hari Selasa (8/2/2022) setelah cetak kerugian moderat sesi sebelumnya. Indeks Kospi rebound tipis di tengah sentimen investor dalam menghadapi bangkitnya ketegangan perdagangan antara AS dan China.
Meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan China membebani sentimen investor. AS memperketat peraturan ekspor di China, yang menyebabkan jatuhnya harga saham di China dan Hong Kong. Akibatnya pasar mulai melirik perdagangan safe haven. Sentimen ini membuat investor asing banyak melakukan aksi jualnya dengan net sales mencapai 97 miliar won.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup naik tipis 1,41 poin, atau 0,05 persen, menjadi ditutup pada 2.746,47. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka menguat 0,56 poin atau 0,15% ke posisi 363.48, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 367.32 dan sempat turun ke posisi terendah di 360.78.
Saham-saham kapitalisasi besar sebagian besar menguat seperti saham Samsung Electronics meningkat 0,68 persen, dan saham pembuat chip No. 2 SK hynix tumbuh 1,63 persen. Yang paling kuat yaitu saham farmasi seperti saham raksasa bio Samsung Biologics melonjak 4,85 persen dan saham Celltrion naik 3,18 persen.
Saham kapital besar yang bergerak sebaliknya seperti saham Hyundai Motor turun 1,07 persen, saham pembuat baterai EV terkemuka negara itu LG Energy Solution turun 1,09 persen karena aksi ambil untung setelah merilis laporan pendapatan perusahaannya.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



