(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (8/2), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir tetap menguat, mengurangi sedikit gain sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Asia menanjak naik setelah melemah terbatas di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS petang ini menguat 0,06% atau 9 poin ke level Rp 14.387 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.396.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.387 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.392, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.387. Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah melemah terbatas; bergerak bangkit sembari investor menantikan rilis data inflasi AS hari ini.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini naik ke level 95,68, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 95,41.
Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi terkoreksi dari rekor 15,415 poin (0,23%) ke level 6.789,522, sedangkan bursa saham kawasan Asia mixed bias menguat di antara investor mencermati data inflasi AS nanti dan prospek kenaikan bunga the Fed yang lebih tinggi serta Wall Street yang berakhir variatif.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia merangkak perlahan. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.272 – Rp14.449.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



