(Vibiznews – Bonds) Imbal hasil Treasury AS sedikit lebih rendah pada hari Rabu, dengan fokus pada ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina dan rilis data ekonomi.
Imbal hasil Treasury 10-tahun turun 1,9 basis poin menjadi 2,026% segera sekitar 16:15. ET. Imbal hasil Treasury 30-tahun adalah 3 basis poin lebih tinggi pada 2,332%. Hasil bergerak berbanding terbalik dengan harga dan 1 basis poin sama dengan 0,01%.
Risalah untuk pertemuan Januari Federal Reserve, yang dirilis pada hari Rabu, menunjukkan bahwa para gubernur bank sentral sedang bersiap untuk menaikkan suku bunga dan membahas cara-cara untuk mengurangi neraca, termasuk kemungkinan menjual beberapa sekuritas berbasis hipotek.
Imbal hasil 10-tahun diperdagangkan lebih tinggi sesaat sebelum risalah dirilis tetapi mundur menuju garis datar sesudahnya.
Namun, imbal hasil jangka pendek seperti Treasury 2-tahun bergerak lebih rendah.
Untuk jangka pendek sepertinya mungkin ada kekecewaan karena tidak ada diskusi tentang kenaikan 50 basis poin.
Investor juga mempertimbangkan laporan penjualan ritel yang lebih kuat dari perkiraan untuk Januari. Departemen Perdagangan mengatakan penjualan melonjak 3,8% bulan lalu, meskipun angka itu tidak disesuaikan dengan inflasi. Penurunan penjualan di bulan Desember juga direvisi lebih rendah lagi.
Perkembangan seputar potensi invasi Rusia ke Ukraina juga membayangi sentimen pasar.
Pada hari Rabu, para pejabat NATO menuduh Rusia mengerahkan pasukan di perbatasan Ukraina.
Pesawat AS dan Rusia di Laut Mediterania terbang berdekatan selama akhir pekan, The Wall Street Journal melaporkan Rabu.
Pasar di seluruh dunia rally pada hari Selasa setelah Rusia mengumumkan bahwa mereka telah mulai menarik beberapa pasukannya dari perbatasan Ukraina kembali ke pangkalan mereka. Imbal hasil Treasury juga bergerak lebih tinggi, karena investor menjual aset safe haven, di tengah harapan penurunan ketegangan geopolitik.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan imbal hasil Treasury AS akan mencermati data jobless claim AS malam nanti, yang jika terealisir turun akan menguatkan imbal hasil Treasury AS. Juga akan mencermati perkembangan ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina.



