Rupiah Kamis Pagi Menguat ke Sekitar Rp14.255/USD; Dollar di Asia Sempit, the Fed Kurang Hawkish

571
Rupiah Menguat
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Kamis pagi ini (17/2), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau menguat di hari keempatnya, sementara dollar AS di pasar Asia bergerak sempit setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini menguat 0,01% atau 2 poin ke level Rp 14.255 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.257. Rupiah terpantau di sekitar level 1,5 bulan tertingginya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.252 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.257, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.255. Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia bergerak sempit setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya; sempat terkoreksi oleh rilis minutes the Fed yang dipandang kurang hawkish dibandingkan ekspektasi investor.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini flat ke level 95,78, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 95,78.

Sementara itu, IHSG Kamis di awal sesi pertama terkoreksi tipis 3,342 poin (0,05%) ke level 6.846,856, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya variatif di tengah pasar mencermati naiknya tensi geopolitik di Ukraina serta Wall Street yang berakhir mixed.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia merangkak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.272 – Rp14.412.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting