Kerugian Hang Seng 24 Februari Terbesar dalam 5 Bulan Karena Serangan Rusia

491
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong cetak kerugian yang cukup signifikan  pada perdagangan hari Kamis (24/2/2022), yang ikut tertekan akibat berita serangan militer Rusia ke Ukraina. Indeks Hang Seng anjlok ke posisi terendah 2 bulan dan cetak kerugian terbesar dalam 5 bulan sejak September 2021.

Sentimen investor bursa Asia terguncang setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan serangan ke Ukraina yang diikuti oleh video  tank yang melintasi perbatasan Ukraina dari Belarus. Pasukan Ukraina dilaporkan telah menjatuhkan 6 pesawat Rusia, sementara ledakan dilaporkan di ibukota Kyiv.

Indeks harian Hang Seng ditutup anjlok 3,20 persen  atau 759 poin  menjadi 22.901,56. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 3,4% menjadi 8.030,90. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Maret 2022 bergerak negatif dengan turun 780 poin atau 3,30% ke posisi 22891.

Secara sektoral, hanya sektor energy yang bergerak positif dan ditutup menguat cukup signifikan seperti saham China Petrochina  melonjak 3,4%.  Pelemahan Hang Seng paling banyak dipicu  oleh anjloknya saham teknologi dan properti yang turun 4,41% dan 3,50% masing-masing.

Saham Alibaba anjlok 6,67%  sebelum mempresentasikan hasil kuartal fiskal terakhirnya karena informasi yang menunjukkan bahwa ia bisa mengalami pertumbuhan omset terendah dalam sejarah.