(Vibiznews-Index) – Indeks spot Nikkei perdagangan akhir pekan lalu ditutup anjlok 592 poin atau 2,23% menjadi 25.985, terendah sejak 14 Februari. Secara mingguan anjlok 1,85% untuk 3 pekan berturut. Demikian indeks Topix turun 1,96% menjadi 1.845. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Maret 2022 bergerak positif dengan turun 560 poin atau 2,10% ke posisi 26000.
Sebagai penggerak pasar hari ini, untuk bursa saham Wall Street akhir pekan lalu ditutup melemah yang masih dipicu oleh eskalasi konflik Rusia – Ukraina dan juga rilis data kenaikan data NFP AS bulan Februari.
Untuk harga minyak mentah berjangka WTI melonjak hampir 8% menjadi di atas $115 per barel, tidak jauh dari tertinggi 14 tahun di $116,57 pada sesi sebelumnya, dan membukukan kenaikan mingguan terbesar sejak Mei 2020 karena anggota parlemen AS mendorong untuk memotong mengimpor produk minyak dan minyak bumi dari Rusia.
Kemudian dari laporan ekonomi terbaru, tingkat pengangguran Jepang meningkat menjadi 2,8% pada Januari 2022, dibandingkan dengan 2,7% pada Desember dan meleset dari ekspektasi tanpa perubahan.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka hari ini melemah. Dan awal sesi akan turun ke posisi 25710 dan jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S2. Namun jika kemudian berbalik arah dapat naik ke posisi 26500 dan jika tembus mendaki ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 27536 | 27113 | 26606 | 26183 | 25676 | 25253 | 24746 |
| Buy Avg | 26575 | Sell Avg | 26690 |




