Kospi Awal Pekan Dilemahkan Kekhawatiran Kenaikan Fed Rate

460
indeks kospi
Photo by Vibizmedia

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan awal pekan menderita kerugian lanjutan pada perdagangan hari Senin (14/3/2022), oleh kekhawatiran rencana kenaikan suku bunga Fed pekan ini. Indeks Kospi melemah dan tertekan banyak oleh aksi jual investor asing untuk saham-saham teknologi.

Saham teknologi  biasanya lebih sensitif terhadap biaya pinjaman yang tinggi nantinya pasca kenaikan Fed rate. Federal Reserve AS diperkirakan akan menaikkan suku bunga kebijakannya pada pertemuan bulan Maret. Investor juga menunggu sinyal Fed untuk petunjuk tentang kenaikan suku bunga lebih lanjut dan pengetatan kebijakan untuk sisa tahun ini.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup turun 15,63 poin atau 0,59 persen menjadi  2.645,65.  Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka melemah  0,70 poin atau 0,20% ke posisi 354.61, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 356.48 dan sempat turun ke posisi terendah di 352.82.

Saham-saham kapital besar bergerak mixed dimana saham Samsung Electronics menguat 0,29 persen, saham pembuat chip No. 2 SK hynix turun 0,85 persen, saham Produsen mobil terkemuka Hyundai Motor merosot 2,66 persen dan pembuat baterai raksasa solusi LG Energy turun 7,03 persen menjadi 363.500 won.

Di antara saham-saham yang bergerak kuat, saham KB Financial Group naik 1,45 persen , saham Kakao Bank meningkat 1,84 persen. Demikian juga saham kapital besar Celltrion  melonjak 4,34 persen.