Rupiah Awal Pekan Ditutup Melemah ke Rp14.332/USD; Dollar di Eropa Terkoreksi dari Rally 2 Hari

572
dolar
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Senin sore ini (14/3), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah di hari keduanya, agak stabil dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa terkoreksi terbatas setelah menanjak 2 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS petang ini melemah 0,22% atau 32 poin ke level Rp 14.332 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.300. Rupiah terpantau berada di level sekitar 2 minggu terendahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.312 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.323, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.330. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa terkoreksi terbatas setelah menanjak 2 hari; dollar sebagai safe haven di tengah euro dan pound sterling yang tertekan karena prospek melemahnya ekonomi kawasan dalam invasi Rusia atas Ukraina.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini turun tipis ke level 99,05, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,13.

Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi menguat dalam rekor baru 29,602 poin (0,43%) ke level 6.952,204, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya variatif di tengah investor yang mengkhawatirkan berlanjutnya perang Rusia – Ukraina serta melonjaknya penyebaran Covid di China akan mengganggu supply chain ekonomi dunia.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.249 – Rp14.420.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting