Forex Dolar Eropa 16 Maret: Terkoreksi Jelang Pengumuman Fed Rate

458

(Vibiznews – Forex) – Posisi dolar AS dalam indeks dolar pada perdagangan forex sesi Eropa hari Rabu (16/3/2022) kembali konsolidasi dikisaran posisi US$98, setelah sempat mencapai posisi US$99. Kekuatan dolar AS didapat dari mendakinya posisi yield obligasi AS jelang kebijakan the Fed yang diperkirakan akan naikkan suku bunganya.

Federal Reserve AS diperkirakan akan mengumumkan kenaikan suku bunga seperempat poin untuk menjinakkan inflasi yang melonjak. Data terakhir menunjukkan tingkat inflasi tahunan AS meningkat menjadi 7,9% pada Februari, sesuai dengan ekspektasi tetapi naik ke level tertinggi baru 40 tahun.

Data tersebut muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kenaikan inflasi yang didorong oleh lonjakan harga komoditas yang didorong oleh perang Rusia-Ukraina, membuat bank sentral memiliki tindakan penyeimbangan antara mengekang inflasi dan mendukung pertumbuhan.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Investor akan mengawasi setiap perubahan dalam prospek bank sentral untuk suku bunga, inflasi dan ekonomi mengingat ketidakpastian tambahan dari krisis Ukraina. Selain itu, dolar mendapat beban dari koreksi imbal hasil Treasury AS dari posisi tertinggi 2 tahun diatas kisaran 2%.

Terpantau indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya di pasar uang Eropa sedang bergerak turun, kini indeks berada di kisaran 98.79  setelah sempat mendaki ke kisaran 99,00 pada sesi Asia.