(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan sebelumnya ditutup naik 5,67 poin atau 0,21 persen menjadi 2.746,74, tertinggi sejak 3 Maret. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka menguat 0,87 poin atau 0,20% ke posisi 364.50, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 366.82 dan sempat turun ke posisi terendah di 363.64.
Kospi awal sesi melompat tinggi merespon keuntungan yang solid oleh bursa saham Wall Street, mendorong beberapa saham teknologi menguat. Pembicaraan damai antara Rusia dan Ukraina mengirimkan sinyal positif tetapi tidak menentukan, yang membatasi kenaikan saham.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street semalam alami profit taking setelah 4 sesi berturut cetak gain dan indeks Nasdaq yang paling tertekan pasca posisi tertinggi sebelumnya. Profit taking merespon laporan ADP yang khawatirkan kembali proyeksi kebijakan progresif the Fed.
Harga minyak mentah WTI naik lebih dari 3% dan menetap di sekitar $107 per barel setelah kehilangan lebih dari 8% selama dua sesi sebelumnya, karena investor memantau situasi di Ukraina dan pasokan global tetap ketat meskipun permintaan dari China melemah.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 menguat, awal sesi dapat turun ke posisi 363.90 dan jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S2. Namun jika bergerak sebaliknya akan naik menuju posisi 365.80 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 369.55 | 368.16 | 366.33 | 364.98 | 363.15 | 361.80 | 359.97 |
| Buy Avg | 365.95 | Sell Avg | 363.45 |



