(Vibiznews-Index) – Indeks spot Nikkei perdagangan sebelumnya ditutup turun 164 poin atau 0,6% menjadi 26.821. Demikian untuk indeks Topix turun 0,4% menjadi 1.890. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan April 2022 bergerak negatif dengan turun 220 poin atau 0,56% ke posisi 26820.
Sebagai penggerak pasar hari ini, pergerakan bursa Wall Street semalam ditutup melemah dipimpin oleh penurunan saham teknologi karena investor bersiap untuk pengetatan agresif Fed dengan obligasi yang memperpanjang aksi jual. Semua indeks utama anjlok cukup signifikan.
Minyak mentah berjangka WTI turun hampir 5% di bawah $94 per barel, terendah dalam lebih dari tiga minggu, karena lockdown berlanjut di importir utama China dan konsumen utama mengumumkan rencana untuk melepaskan minyak mentah dari cadangan strategis mereka.
Minyak mentah berjangka WTI turun hampir 3% menjadi di bawah $96 per barel pada awal sesi hari ini, menyusul penurunan mingguan kedua berturut-turut, karena konsumen utama mengumumkan rencana untuk melepaskan minyak mentah dari cadangan strategis dan karena berlanjutnya lockdown pada importir utama China.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka hari ini melemah. Dan awal sesi dapat naik ke posisi 26970 dan jika tembus mendaki ke R1 hingga R2. Namun jika kemudian berbalik arah akan turun ke posisi 26710 dan jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 27566 | 27373 | 27096 | 26903 | 26626 | 26433 | 26156 |
| Buy Avg | 27070 | Sell Avg | 26680 |




