Lemahnya Kinerja Mingguan Kospi Berlanjut, Saham Kapital Besar Alami Tekanan

861
indeks kospi
Photo by Vibizmedia

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan ditutup melemah pada akhir perdagangan pekan ini hari Jumat (15/4/2022) di tengah kekhawatiran bahwa Fed sedang menuju pengetatan moneter yang lebih agresif dari yang diharapkan untuk menahan kenaikan inflasi.

Indeks Kospi terkoreksi dari kenaikan 2 sesi berturut sebelumnya yang juga mengikuti pelemahan perdagangan bursa saham Wall Street semalam pasca kenaikan yield obligasi AS. Secara mingguan Kospi masih melanjutkan pelemahan perdagangan pekan sebelumnya.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup turun 20,65 poin atau 0,76 persen menjadi  2.696,06.  Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka melemah 3,54 poin atau 0,99% ke posisi 353.84, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 355. 10 dan sempat turun ke posisi terendah di 352.63.

Saham kapital besar  ditutup lebih rendah dengan saham teknologi memimpin penurunan pasar secara keseluruhan. Saham pemimpin pasar Samsung Electronics mundur 1,33 persen  setelah merosot ke level terendah baru 52-minggu. Saham pembuat baterai utama LG Energy Solution turun 1,36 persen, saham pembuat chip nomor 2 SK hynix kehilangan 1,82 persen dan saham raksasa internet Naver merosot 1,44 persen.