Nikkei 18 April Tertekan oleh Tinggi Yield Treasury AS

520
(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang kembali melemah pada perdagangan hari Senin (18/4/2022) mengikuti pelemahan di pasar ekuitas berjangka AS. Indeks Nikkei lanjut bergerak lebih rendah yang dipicu oleh semakin lemahnya saham-saham teknologi kelas berat.
Saham teknologi tetap di bawah tekanan jual karena imbal hasil Treasury AS melonjak ke pposisi tertinggi 3 tahun. Saham di bursa Jepang diperdagangkan dengan hati-hati pada awal minggu karena kekhawatiran inflasi global tetap menjadi perhatian investor dan karena volume perdagangan tetap rendah dengan banyak pasar masih tutup untuk liburan Paskah.
                   Berita Nikkei lainnya di Telegram Vibiznews

Indeks harian Nikkei ditutup turun 293 poin atau 1,1% menjadi ditutup pada 26.800. Demikian untuk indeks Topix turun 0,9% menjadi 1.880.  Untuk indeks Nikkei berjangka bulan April 2022 bergerak negatif  dengan turun 330 poin atau 1,22% ke posisi 26750.

Secara sektoral, pelemahan dipimpin oleh saham teknologi seperti saham SoftBank Group (-0,7%), Keyence (-1,4%), Recruit Holdings (-3,3%), Murata Manufacturing (-1,2%), Shift Inc ( -1,5%) dan M3 Inc (-1,4%). Saham Fast Retailing juga turun 1,3% setelah kenaikan baru-baru ini, bersama dengan indeks kelas berat lainnya termasuk Sony Group (-0,7%), Tokyo Electric (-2,3%) dan Shin-Etsu Chemical (-1,9%).

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting